Home » Teori Bisnis Aneh

Analisa Bisnis Warnet

Written By: administrator on March 15, 2009 17 Comments

Banyak yang membuka usaha warnet akhir-akhir ini, terutama dengan semakin murah dan mudahnya mendapatkan sambungan internet. Jaman dahulu untuk membuka warnet membutuhkan investasi besar terutama untuk biaya sambungan ke ISP namun sekarang cukup dengan Rp. 1000.000,00 anda sudah mendapatkan sambungan internet yang cukup mumpuni yaitu speedy.Namun hal ini juga membawa efek negatif bagi para pengusaha warnet karena dengan semakin murahnya biaya sambungan, membuat orang-orang yang dulunya berpikir seribu kali untuk mendapatkan internet pribadi sekarang sudah tidak perlu berpikir lagi, bayangkan saja dengan 100ribuan perbulan sekarang anda mendapatkan sambungan internet unlimited.Produknya sangatlah beragam mulai dari tflash, hinggga indosat3,5G bahkan dengan adanya berita bahwa telkom akan segera menurunkan tarif internet hingga sebesar 40% membuat pengusaha warnet justru tidak dapat bernapas lega :D

Okelah daripada susah ngurusin tarif dan tetek bengeknya sekarang kita coba menghitung apakah bisnis internet masih menjanjikan atau tidak. Pertama-tama kita asumsikan beberapa hal sebagai berikut untuk memudahkan perhitungan, yaitu;

  • Jumlah workstation 10 unit
  • sambungan ke ISP memakai Speedy SOHO
  • Jumlah pekerja alias operator 2 orang
  • Jam operasional adalah 10 jam perhari

Dari asumsi tersebut kita akan memperkirakan biaya investasi yang di butuhkan baik untuk pembelian hardware, pengadaan sambungan internet, biaya tempat, biaya operasional awal dan sebagainya.

Biaya Pembelian Hardware

Komputer P4 Standar dengan memori 512 bisa ditebus dengan harga sekitar Rp.2.500.000,00 sedangkan bila kita ingin mengganti dengan LCD maka biaya akan membengkak hingga Rp. 3.800.000,00 berarti untuk 10 klien maka biaya pembelian hardware akan menjadi Rp. 38.000.000,00 sedangkan untuk operator kita membutuhkan PC dengan kelengkapan lebih yang kita patok ke Rp. 4.800.000,00. Untuk printer dengan sistem infus bisa kita tebus Rp. 850.000, untuk rekomendasi merek bisa mengambil Epson C.90 atau bila mau dipakai untuk cetak photo silahkan menebus Epson R.230 seharga Rp. 1.200.000,00. Scanner bisa membeli Canon Lide seharga Rp. 450.000,00 sedangkan untuk melengkapi fasilitas bisa menambahkan bluetooth seharga Rp.45.000,00/piece nya. Router sebaiknya jangan memakai bawaan modem speedy, sebisa mungkin pakailah router PC bisa saja memanfaatkan P3 dengan kapasitas memori 512 mbytes dan HD 40 Gb seharga Rp. 1.500.000,00. Total semua untuk hardware adalah Rp. 46.400.000,00

Biaya Sambungan speedy

Untuk speedy biasanya bila anda sudah mempunyai sambungan telpon maka cukup biaya pendaftaran speedy dan modem sebesar Rp. 800.000,00 sedangkan bila ternyata anda tidak atau belum memiliki sambungan telepon maka biaya akan bertambah Rp. 1.200.000,00 sehingga total akan mencapai Rp. 2.000.000,00 dan ini diluar biaya bulanan sebesar Rp. 750.000,00 untuk paket SOHO

Biaya Tempat dan desain tempat

Desain dan kelengkapan tempat mempengaruhi biaya yang dihabiskan untuk tempat. Semakin eksklusif semakin mahal juga, semakin sederhana semakin murah biaya yang dihabiskan. Sedikit saran jika memungkinkan sebaiknya membuat ruangan terpisah antara perokok dan non-perokok, dimana untuk non-perokok bisa saja dilengkapi dengan AC, sedangkan untuk perokok cukup dengan kipas angin. Namun jika biaya tidak memungkinkan sebaiknya cukup memakai kipas angin sebagai jalan tengah, atau AC portable. sedangkan untuk desain kabin sebaiknya jangan terlalu tertutup. sebagai gambaran untuk ruangan yang sederhana bisa menghabiskan Rp. 5.000.000,00 tidak termasuk biaya sewa tempat yang besarnya bisa sangat bervariasi.Sewa tempat usahakan berada di dekat sekolah, untuk gambaran di daerah saya bisa berkisar Rp. 4.000.000,00 hingga Rp. 8.000.000,00 pertahun, usahakan untuk menyewa kurang lebih 5 tahun sehingga total Rp. 40.000.000,00

Biaya Operasional

Biaya operasional adalah biaya listrik, biaya tenaga kerja, biaya perawatan, dan sebagainya yang biasanya habis tiap bulannya. Biaya listrik perbulan berkisar antara Rp. 200.000,00 hingga Rp. 1.000.000,00 tergantung dari besaran daya yang terpasang dan fasilitas yang ada, sedangkan untuk tenaga kerja dengan asumsi jumlah tenaga 2 orang bisa menghabiskan Rp. 1.000.000,00 perbulan, biaya sambungan Rp. 750.000,00. Biaya tak terduga bisa dipatok ke Rp. 500.000,00 perbulan. Sehingga total rata-rata untuk biaya operasional perbulan mencapai Rp. 3.250.000,00

Total Biaya

Dari semua komponen itu bisa di jumlahkan sehingga kita mendapatkan gambaran kasar untuk membuka usaha warnet yang lumayan maka membutuhkan hingga Rp. 96.650.000,00. Saya sengaja tidak membahas biaya lisensi karena memang saya tidak akan memakai OS berlisensi selain justru akan memperbesar biaya investasi juga akan memperbesar biaya perawatan.PembahasanApakah dengan uang sebesar itu sudah cukup? belum tentu, karena untuk pemasangan awal biasanya muncul biaya-biaya tidak terduga semisal jika anda meminta orang lain yang melakukan set-up maka biaya bertambah antara Rp. 3.000.000,00 hingga Rp. 5.000.000,00 tergantung dari tingkat kerumitan yang anda minta. Apakah akan balik modal? jawabannya juga belum tentu :D

Related posts:

  1. Bisnis sampingan?Bisnis pokok?,…. Pusing ahhhh Seorang teman yang membuka jasa Warnet di sebuah kota di...

Tags: , , ,

Digg this!Add to del.icio.us!Stumble this!Add to Techorati!Share on Facebook!Seed Newsvine!Reddit!

17 Responses to “Analisa Bisnis Warnet”

  1. hari says on: 16 March 2009 at 21:57

    Betul Juga ya, ternyata investasi untuk membuat sebuah warnet ternyata tidak sedikit, kalau di hitung-hitung jika saja permodalan yang kita punya memang sudah kita punyai mungkin beban tidak terlalu berat, la kalau modal kita berasal dari pinjaman teman, saudara, atau bahkan dari Bank, bagaimana kita akan bisa segera melunasinya,,!?, dimana sekarang persaingan usaha dimana tempat sedang begitu gencar-gencarnya, ada yang dengan banting harga segala macam, wah pusing juga, untuk sekedar BEP aja repotnya minta ampun, lantas kita bagaimana,,,? menghadapinya….

  2. norjik says on: 21 March 2009 at 17:31

    Tulisannya bagus. Kbtulan saya jg lagi mau mulai, tapi modal mepet banget hanya berkisar Rp 50jt.
    Dpn kampus swasta di balikpapan dengan sewa tempat 12jt/thn. Dan itu masih perlu banyak modifikasi termasuk pembuatan pintu segala. Lokasi di sekitaran PERUMNAS. Rencana sih 10 unit.

    norjik’s last blog post..Harga iPhone “Mantap..!!”

  3. administrator says on: 21 March 2009 at 19:53

    50 juta itu dah termasuk biaya sewa lom? kalo ndak berarti yang bisa di belanjakan untuk hardware sekitar 25 juta an. kalo mo ngirit bisa pake solusi LTSP kalo ndak silahkan pake Linux apa saja toh sudah ada desktop LXDE yang ringan. http://lxde.org/
    yang jelas kalo mo pake windows sebaiknya lupakan saja, buat biaya lisensi aja ndak cukup apalagi mo ngurus MSRA blom lagi buat “setoran”
    alih-alih mo ngirit dan cepet balik modal malah kena garuk :D

  4. Ali Nahwi says on: 4 April 2009 at 18:50

    Nice Articles, thanks for this, I really liked your blog!

  5. Ali Nahwi says on: 5 April 2009 at 23:09

    Informasi yang sangat bagus…makasih atas artikelnya ya..

  6. utsjkiew says on: 13 April 2009 at 14:05

    sy br mo bikin warnet dgn 1o pc dgn modal awal skitar 70jt,ruko pny sendiri,interior tgl penambahan krn sblmnya distro,mslhnya sy awam dgn pemakaian windows yg lisensi ato ga soalnya di malang sdh ketat n byk yg kena razia,mo pk linux ktnya ribet operasinya,solusinya apa ya?thx a lots

  7. administrator says on: 13 April 2009 at 21:15

    #utsjkiew
    70 juta? itu cukup kalo anda coba membaca artikel saya di http://hasilutama.com/2009/03/warnet-murah-meriah/
    Linux sebetulnya ndak ribet, cuma belum terbiasa, saya sekarang kalo mo install windows aja males, karena butuh banyak CD, belum gitu harus ngapalin serial number :D belum lagi kalo implementasi deepfreeze, wadddaawwww ampun deh?!!

  8. kyai says on: 16 April 2009 at 19:48

    Wah kalo mau mulai usaha jangan dipikir cukup atau gak.Berapa modal yang kita punya kita pakai saja dulu untuk modal awal,jangan berpikir tunggu cukup baru bergerak. sesuaikan saja modal yg sudah ada berapa saja jumlah client yg bisa terpasang yg penting jalan dulu.Kalau rezeki pasti ada jalan dan dari pemasukan tiap bulan dikumpul kan sedikit demi sedikit bisa nambah client terus….semangat …

  9. John Sihombing says on: 11 June 2009 at 14:35

    I found your blog on google and read a few of your other posts. I just added you to my Google News Reader. Keep up the good work. Look forward to reading more from you in the future. Thank you

  10. Tosh says on: 22 October 2009 at 17:24

    Mungkin yg harus perlu dibenahi bagi para pengusaha warnet adalah terus melakukan inovasi warnetnya dgn cara memuat website warnetnya secara online, memberikan diskon khusus kpd member dan kalau perlu diskon pd hari tertentu. tapi masalahnya juga adalah kualitas ke ISP yg masih buruk, kalo ISPnya ngadat maka warnet juga ngka bias berbuat apa-apa :-)

  11. administrator says on: 31 October 2009 at 02:19

    @kyai… BETUL :D modal nekat itu sangat penting
    @John… thanks, I’m trying to post article in a regular basis but it is hard to do :D
    @Tosh… Tiap daerah punya semacam ciri khas atau tips yang terkadang tidak bisa di aplikasikan di daerah lain, banyak sekali faktor yang mempengaruhinya terutama adalah level pengetahuan IT dari masyarakat sekitar warnet, untuk daerah yang game online nya masih cukup “kuat” maka warnet linux akan sangat susah bersaing di sana, tapi untuk daerah yang pengetahuan IT nya cukup maju, warnet linux relatif lebih mudah bersaing. Demikian juga faktor pengajaran di sekolah, perlu di ingat konsumen terbesar warnet linux adalah SMA kebawah … yang notabene masih sangat terpengaruh oleh model pengajaran IT di sekolahnya :D
    .-= administrator´s last blog ..Kepatuhan akan Prosedur Standar Sebagai Asas Utama Pengungkapan Cybercrime =-.

  12. wawan says on: 31 December 2009 at 11:34

    Sekedar berbagi. Membuka warnet memang gampang gampang susah. Disamping menekan harga dan meraih keuntungan, kualitas, pasar dan keberlangsungannya juga harus dijaga supaya tetap survive.
    Sebenarnya, hal pertama yang harus dilihat ialah pasar. Apakah tempat yang kita sediakan itu strategis atau tidak. segeralah pindah bila tidak.
    Kedua tentunya koneksi. Pilihlah provider/paket yang benar-benar membuat nyaman pengguna, karena memang di situlah “nyawa” dari sebuah warnet.
    Kemudian masalah spesifikasi hardware. Sebaiknya pakailah intel atom+LCD. Mengapa? Karena kedua hal tsb akan menekan pengeluaran listrik, dengan performance yg bagus. Sebagai contoh, saya mendapat Intel atom+LCD dengan harga -/+ 2,5 jt.
    Tak lupa, maintenance jg penting. “Bersihkanlah” masing-masing PC beberapa minggu sekali agar performa dan koneksinya tetap lancar.
    Thanks. Semoga bermanfaat. Cheers!!

  13. rian taryana says on: 5 January 2010 at 16:23

    sy adalah seorang pemula, ingin belajar buka buka warnet bagaimana trik-triknya supaya dengan modal terbatas tapi penghasilan lumayan.

  14. indra says on: 14 January 2010 at 13:20

    berdasarkan pengalaman sy ketika akan membuka usaha warnet,permasalahan yg sulit adalah masalah tempat, dimana tempat itu berada?apakah strategis ato tidak?dimana letak pesaing kita?biaya sewa tempat!. klo di daerah sy sewa tempat ruko di pinggir jalan utama bisa sampai 35-40jt per thn. dan kayaknya gak sepadan sama pendapatan.

  15. surocity says on: 9 June 2010 at 21:46

    saya kira itu perhitungan yg cukup tinggi….
    terlalu mewah…
    yg 10 or 20 jt jg ada…!!!

  16. ardi buol says on: 3 October 2010 at 20:07

    giman yach buka tempat warnet yg cukup sederhana…tp tidak mengecawakan??? di jawab yachh..

    • administrator says on: 24 October 2010 at 23:07

      baca di salah satu artikel saya yang membahasa masalah warnet murah meriah om :D , makasih dah mampir

Trackbacks/Pingbacks

  1. Warnet Murah Meriah | Konsultasi Bisnis dan Teknologi
  2. znlihdsy
  3. Web Design

Leave a Reply:

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

 
Copyright © 2009 Konsultasi Bisnis dan Teknologi, All rights reserved.